Dewan Riset Daerah

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pesawaran untuk pertama kalinya membentuk Dewan Riset Daerah (DRD) pada bulan April 2018. Ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran sangat menyadari pentingnya lembaga ini bagi pembangunan di Kabupaten Pesawaran. Bupati Pesawaran menyatakan sangat mendukung kehadiran DRD, sebab beliau menyadari bahwa riset itu merupakan ujung tombak bagi pengambilan kebijakan di suatu daerah.

 

Dasar Hukum Pembentukan Dewan Riset Daerah

Pembentukan Dewan Riset Daerah (DRD) oleh Pemerintah Daerah secara eksplisit diamanatkan dalam UU Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Iptek. Dalam Pasal 20 UU Nomor 18 Tahun 2002 disebutkan bahwa Pemerintahan Daerah berfungsi menumbuhkembangkan motivasi, memberikan stimulasi dan fasilitas, secara menciptakan iklim dan kondusif bagi pertumbuhan secara sinergi unsur kelembagaaan, sumber dan jaringan iptek di wilayah pemerintahannya sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas P3 Iptek). Untuk mendukung fungsi tersebut, Pemerintahan Daerah membentuk DRD yang mewakili masyarakat dari unsur kelembagaan iptek di daerahnya.

 

Tugas Pokok Dewan Riset Daerah

  • Memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah untuk menyusun arah, prioritas, serta kerangka kebijakan pemerintah daerah di bidang iptek;
  • Mendukung Pemerintah Daerah melakukan koordinasi di bidang iptek dengan daerah-daerah lain.

 

Fungsi dan Peran Dewan Riset Daerah

Sebagai lembaga nonstruktur yang dibentuk oleh Pemerintah Daerah, Dewan Riset Daerah (DRD) mempunyai fungsi dan peran sebagai berikut :

1. Memberikan masukan kepada Pemerintah Daerah berupa pemikiran dalam rangka :

  • Pemetaan kebutuhan iptek;
  • Mencari, memenuhi, merumuskan kebijakan dan arah pembangunan iptek sesuai dengan potensi keunggulan yang dimiliki;
  • Menentukan prioritas utama dan peringkat kepentingan permasalahan riset dan iptek;
  • Pemantauan, penilaian, evaluasi terhadap arah kebijakan permasalahan riset dan iptek.

2. Sebagai akselerator pembangunan iptek daerah, DRD berperan secara aktif untuk :

  • Mencari alternatif pemecahan terhadap permasalahan yang dihadapi daerah;
  • Secara proaktif memberikan saran/gagasan pengembangan potensi daerah yang berpeluang untuk meningkatkan pendapatan daerah.

 

Sasaran Kegiatan Dewan Riset Daerah

Sasaran kegiatan kerja DRD adalah terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah dengan jalan menyediakan kemudahan bagi:

  1. Terjadinya konsolidasi sumber daya iptek daerah,
  2. Terkoordinasinya kegiatan penelitian, pengembangan dan penerapan iptek di daerah,
  3. Terwujudnya efisiensi dan efektifitas kegiatan penelitian di daerah,
  4. Terkondisinya pemanfaatan hasil iptek yang sesuai dengan kebutuhan daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

4 (empat) sasaran Dewan Riset Daerah menempatkan DRD di Kabupaten Pesawaran untuk membantu program-program pembangunan di Kabupaten Pesawaran. DRD dapat memberi saran, berdasarkan analisis yang mendalam, apa yang sebaiknya dilakukan oleh Pemerintah Daerah bagi kesejahteraan masyarakat. Tentu saja untuk memberikan masukan yang akurat, efisien dan efektif, DRD perlu mengkaji terlebih dahulu apa yang dibutuhkan oleh masyarakat Kabupaten Pesawaran, potensi yang ada dan kajian-kajian lain yang terkait.

 

Anggota Dewan Riset Daerah (DRD) Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran

  • Dewan Riset Daerah (DRD) Masa Bhakti 2018-2019. Terbentuk berdasarkan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Pesawaran No. 241/V.05/HK/2018 tanggal 02 April 2018 tentang Pembentukan Dewan Riset Daerah Kabupaten Pesawaran Masa Bhakti Tahun 2018-2019.